Entahlah. Hari ini mungkin
gue bisa ngambil banyak pelajaran dari seseorang. Gue akui, gue emang baru
kenal sama orang itu. Tapi sikap, sifat, dan pemikirannya jauh di atas gue.
Kontrol emosi dan cara mengambil keputusannya juga udah mateng. Sempet gue
bertanya pada diri gue sendiri, “Kapan
level gue bisa mendekati orang itu?”
Helmi. Ya. Sosok dialah yang
gue perhatiin dari kemaren. Mungkin emang kebiasaan gue buat “menyelidiki”
seseorang saat pertama kali mengenalnya. 2 hari gue kenal dia, gue udah ngambil
banyak pelajaran.
Sebelum gue lanjutin, gue
pengen minta maaf dulu sama Amira. Mungkin karena dia yang suka menindas dan
bermain kata pada orang-orang, yang katanya “mulut sampah” itu kalah debat sama
Helmi. Yang Amira katanya takut lah sama Helmi, nggak mau kenal lah sama dia,
dan berentet kata-kata lain karena dibikin kicep sama Helmi. Yaa, seenggaknya
itulah yang kita rasain Mir, kalo lo udah berargumentasi dan mulai berdebat.
Sekali lagi gue minta maaf karena gue memojokkan lo saat itu.