Selasa, 24 April 2012

Perjuangan Kedua Orang Tua

16 tahun yang lalu. 24 April 1996. Kandungan seorang ibu itu hampir 7 bulan. Dia beraktifitas seperti biasa tanpa ada keganjilan. Pada siang hari, ibu itu ditemani suaminya mengantar orang tua dari ibu itu ke stasiun. Sepulang dari stasiun, ibu itu memeriksakan kandungannya ke RS Bhakti Yuda.

Tiba saatnya ibu itu diperiksa. Dan suster yang memeriksa itu dengan sigap memberi oksigen kepada ibu itusetelah memeriksa kondisi ibu itu. Ibu itu bingung karena ini adalah kehamilan pertamanya. Dengan suami yang menemaninya ibu itu bertanya, "Saya kenapa sus? Kok pake oksigen segala?" Dan suster itu pun menjawab, "Konsisi ibu tidak apa-apa, kami berusaha menyelamatkan janin ibu." Dengan panik ibu itu bertanya, "Kenapa dengan janin saya, sus?"

Setelah dijelaskan suster itu, ternyata janin ibu itu terlilit tali pusar dan membahayakan nyawa bayi itu. Antara ada dan tiada, bayi itu pun berusaha diselamatkan oleh tim dokter. Atas persetujuan ibu itu dan suaminya, akhirnya oprasi caesar pun dilakukan malam itu juga untuk menyelamatkan nyawa bayi itu.


Dan akhirnya pada jam 23.05 WIB di RS Bhakti Yuda pada hari Rabu 24 April 1996 lahirlah seorang anak perempuan dengan panjang 50 cm dan berat 2850 gram. Kini, anak itu tumbuh menjadi seorang gadis periang yang nggak jelas. Yaa, anak itu adalah gue.

Gue mungkin kayak ngedongeng diatas. Tapi dibalik itu semua gue sadar perjuangan orang tua gue yang sebegitunya buat nyelametin gue. Betapa sayangnya mereka ke gue. Coba kalo 16 tahun lalu nyokap gue nggak ngecek kandungannya. Gue mungkin nggak bakal ada disini. Nggak bakal bisa bareng kalian semua.

Begitu banyaknya kasih sayang dan perhatian ke dua orang tua gue yang mereka curahin buat gue sampai sekarang. Ya, merawat, mendidik, dan semua hal yang mereka lakuin demi kebaikan gue selama 16 tahun ini. Gue inget pas sakit, pasti nyokap gue ngebelain biar nggak tidur demi ngejagain gue.

Intinya, begitu banyak yang mereka kasih ke gue. Tapi sampe detik ini, gue belom bisa ngebahagiain mereka, ngebuat mereka seneng gitu. Malah banyakan bikin mereka kesel, marah karena ulah gue. Perjuangan mereka yang begitu kerasnya buat gue ama adek-adek gue bener-bener hebat. Pokoknya, suatu hari nanti gue harus bisa ngebahagiain ortu gue....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar